Ia adalah daerah bertempatnya satuan kemiliteran. Di tempat ini setiap anggota berlatih dan meningkatkan kemampuan dirinya, dengan tempaan yang keras dan berat. Di dalam ksatrian, disiplin haruslah merupakan nafas setiap penghuninya. Melaksanakan disiplin, berarti memberikan kehormatan bagi diri setiap anggota, karena menjadikannya tetap pada kesadaran dan keberadaan dirinya.
Bagi setiap warga negara, keberadaan Ksatrian adalah tempat ia berpijak. Artinya ia harus menghormati dirinya sendiri, di mana pun ia berada, karena hanya mereka yang memiliki hal inilah, yang mempunyai hak dan kemampuan untuk membela tanah airnya.
Secara resmi Ksatrian ini dibuka pada tanggal 10 November 2000. Tanggal ini merupakan penghormatan bagi para pembela kemerdekaan tanah air, ketika terjadi peristiwa kejuangan di kota Surabaya (Jawa Timur) pada tanggal 10 November 1945 Saat itu mereka dengan gagah berani -hanya bersenjatakan bambu runcing- berperang melawan musuh yang memiliki mesin perang yang jauh lebih kuat dan unggul.
Dijiwai oleh semangat kejuangan tersebut, di antara banyak lagi peristiwa bersejarah dan penuh keberanian para pahlawan kami, kiranya Ksatrian ini dapat dijadikan salah satu bentuk pengabdian bagi Ibu Pertiwi.....
| Tulisan
| Sistem Senjata
| Kajian
| Arsip|
| Polri | Resimen Mahasiswa
| TNI|
| Halaman Utama |